Oleh: NURHAYATI RAHMAN
![]() |
| Manuskrip Sureq Galigo dari abad ke-19 sumber: wikipedia |
Manuskrip La Galigo adalah warisan orang Bugis. Ia pada intinya mengandungi empat aspek: keagamaan, kitab suci, tradisi dan kesenian.
Sebelum menganut Islam, orang Bugis mempercayai ajaran daripada La Galigo bahwa Dewa tertinggi mereka adalah Patotoqé yang bermukim di Boting langiq dan Dewi Sinauq Toja yang bermukim di Buri Liu. Kepercayaan itu telah melahirkan upacara dan tradisi yang sampai kini masih dapat ditemui dalam kebudayaan orang Bugis, penjaga dan penyelamat La Galigo adalah Bissu dan Sanro.


