twitter
    Find out what I'm doing, Follow Me :)

Friday, December 18, 2015

BATIK BATAK GORGA


MENGEBAL KEINDAHAN BATIK BATAK GORGA
oleh Hijrah Saputra di Kamis, Oktober 02, 2014

Gmbr Ilustrasi Rumah Bolon Batak
Sumber : Mardi pakpahan - Google+
Nama batiknya adalah Batik Gorga Batak. Gorga sendiri berarti corak, motif dan gambar ukiran yang ada di bagian luar Rumah Adat Batak Toba (Rumah Bolon) ataupun alat musik seperti gendang, serunai, dan kecapi.

Batik Gorga menampilkan berbagai ukiran-ukiran tersebut di atas kain. Proses pembuatannya dibuat dengan tulis menggunakan tangan, sedangkan warna menggunakan warna alami. Biasanya menggunakan warna Merah, Hitam dan Putih. Warna yang tiga macam ini disebut Sitiga Bolit atau Sitiga Bolit. 

Sitiga Bolit sendiri adalah tiga benang dijalin secara teratur menjadi satu (bonang manalu) dengan ukuran tertentu digunakan untuk ikat yang melilit di kepala, seperti bentuk serban. Tiga (sitiga) artinya tiga, dan bolit artinya belit, belitan, pilinan, atau jalinan.

Ketiga warna tersebut juga mempunyai makna dan simbolisme khusus menurut kepercayaan religi Batak kuno, yaitu:

Putih sebagai perlambang 
  • kesucian, 
  • kebenaran, 
  • kejujuran dan 
  • ketulusan (sohaliapan, sohapurpuran), 
  • juga simbol kosmologi Banua Ginjang (dunia atas)

Merah sebagai perlambang 
  • kekuatan (hagogoon) dan 
  • keberanian, 
  • simbol Banua Tonga (dunia tengah).

Hitam sebagai perlambang 
  • kerahasiaan (hahomion), 
  • kewibawaan dan 
  • kepemimpinan, 
  • simbol Banua Toru (dunia bawah)

Dulunya Orang Batak Toba menggunakan bahan-bahan cat untuk pewarna alami, seperti :

Aneka motif Gargao batak, Sumber : simarmatacenter.blogspot.com
Cat Warna Merah 
Salah Satu Motif Gorga, Sumber www.kaskus.co.id
diambil dari batu hula, sejenis batu alam yang berwarna merah yang tidak dapat ditemukan disemua daerah. Cara untuk mencarinya pun mempunyai keahlian khusus. Batu inilah ditumbuk menjadi halus seperti tepung dan dicampur dengan sedikit air, lalu dioleskan ke ukiran itu.

Cat Warna Putih 
diambil dari tanah yang berwarna Putih, tanah yang halus dan lunak dalam bahasa Batak disebut Tano Buro. Tano Buro ini digiling sampai halus serta dicampur dengan sedikit air, sehingga tampak seperti cat tembok pada masa kini.

Cat Warna Hitam 
diperbuat dari sejenis tumbuh-tumbuhan yang ditumbuk sampai halus serta dicampur dengan abu periuk atau kuali. Abu itu dikikis dari periuk atau belanga dan dimasukkan ke daun-daunan yang ditumbuk tadi, kemudian digongseng terus menerus sampai menghasilkan seperti cat tembok hitam pada zaman sekarang. 

Ternyata dibalik setiap batik ada banyak kreativitas dan cerita yang menarik ya, jadi wajar kalau batik pada tanggal 2 Oktober 2009 ditetapkan oleh UNESCO dalam daftar representatif budaya tak benda warisan manusia. 


Sumber : 
Wikipedia
Gorga Batak Toba, http://duniawisata5.blogspot.com/2013/11/gorga-batak-toba.html
Bonang Manalu dan Sitiga Bolit, http://haposanbakara.blogspot.com/2013/01/bonang-manalu-sitiga-bolit.html 

No comments: